REPUBLIKA.CO.ID – Setiap tahun selalu ada saja laporan jamaah yang
tersesat. Tersesat di Tanah Suci selain membuat jengkel dan kesal anda
sendiri, juga akan menyusahkan orang lain, terutama ketua rombongan dan
pemandu jamaah yang mengkhawatirkan anda.
Untuk itu, perlu dicoba tips-tips berikut:
1. Hafalkan lokasi dan maktab/hotel sebelum keluar dari maktab.
Ingatlah ciri-ciri dan tanda-tanda yang mudah untuk diingat. Seperti
merek sebuah toko, posisi maktab, dan lain sebagainya. Tidak ada
salahnya sebelum berjalan keluar anda berdiri sejenak di depan
maktab/hotel tempat tinggal anda untuk memerhatikan benar-benar tempat
anda tinggal.
2. Hafalkan/catat nomor telepon serta alamat pondokan Anda. Selain
itu, ketua rombongan atau pemandu haji/umrah juga harus anda punya nomor
handphonenya.
3. Bawalah selalu tas kecil/ tas pinggang yang berisikan uang,
paspor, surat-surat penting, serta catatan alamat dan nomor-nomor
penting. Di samping alamat tersebut juga tercatat di telepon gengam. Hal
ini mengantisipasi jika telepon genggam tersebut lowbat.
Tips masuk Masjidil Haram agar tidak tersesat
- Datang ke masjid minimal setengah jam sebelum waktu shalat.
- Ingat nomor atau nama pintu masuk, kenali seperlunya.
- Bawa kantong kain untuk menyimpan alas kaki, payung, dan sebagainya, yang bisa dibawa saat shalat.
- Sebelum masuk masjid, buat janji di mana akan bertemu jika ingin pulang bersama.
- Jangan lupa juga janji pukul berapa bertemu.
- Tempat berkumpul bisa dipasangi bendera rombongan tinggi-tinggi agar mudah dilihat dari kejauhan.
- Membuat identitas unik rombongan. Bisa dengan selempang, slayer, atau pita di jilbab.
Redaktur: Chairul Akhmad
Reporter: Hanna Putra
Reporter: Hanna Putra






0 comments:
Post a Comment