REPUBLIKA.CO.ID, SERANG – Kanwil Kementerian Agama (Kanwil Kemenag)
Banten meminta warga yang sudah mendaftar haji, untuk berhati-hati atas
penipuan dengan modus pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah haji (BPIH)
2012.
Kepala Seksi Sarana dan Perjalanan Haji Kemenag Banten, Huzaemi
Abidin, mengatakan pihaknya sudah menyampaikan surat edaran terkait BPIH
kepada Kantor Kemenag kabupaten/kota untuk selanjutnya disampaikan
kepada calon haji yang akan melunasi BPIH.
“Kami minta kepada seluruh calon haji yang akan melunasi BPIH, untuk
memenuhi ketentuan dalam surat edaran yang sudah disampaikan. Jangan
sampai terulang ada kasus penipuan pelunasan BPIH,” kata Huzaemi Abidin,
Kamis (26/7).
Menurutnya, dalam surat edaran dari Kemenag Banten tersebut, waktu
penyetoran pelunasan BPIH yakni mulai tanggal 26 Juli 2012 di sejumlah
bank penerima setoran BPIH, hingga tanggal 16 Agustus 2012 dan kemudian
dilanjutkan 27 Agustus hingga 31 Agustus 2012.
Jika dalam waktu hingga 31 Agustus 2012 kuota haji tidak terpenuhi,
maka masa pelunasan diperpanjang dari tanggal 03 September 2012 hingga 7
Sepetember 2012.
Ia meminta calon haji yang akan melunasi BPIH, untuk berhati-hati
atas penipuan yang mengatasnamakan pihak Kemenag meminta pelunasan BPIH
secara langsung ke rumah masing-masing.
“Ada orang yang mengatasnamakan pegawai Kemenag, mendatangi calon
haji meminta pelunasan BPIH secara langsung. Untungnya, calon haji
tersebut menanyakan kepada Kanwil Kemenag,” ungkap Huzaemi.
Huzaemi mengatakan, pihaknya menerima laporan kasus tersebut di
wilayah Tangerang. Namun, beruntung calon jamaah haji bersangkutan belum
menyerahkan uang kepada orang yang diduga akan menipu tersebut, karena
sempat menanyakan dahulu ke Kanwil Kemenag.
Redaktur: Chairul Akhmad
Sumber: Antara
Sumber: Antara






0 comments:
Post a Comment