Hajar Aswad. Foto: bzupages.com
Zaman dahulu, di suku-suku Arab selalu mengikat perjanjian satu sama
lain dengan diakhiri berjabat tangan atau bersalaman. Perjanjian atau
kesepakatan itu biasanya untuk mendapatkan jaminan keselamatan selama
mereka menempuh perjalanan di padang pasir yang luas, baik keselamatan
dirinya sendiri maupun keselamatan barang dagangannya.
Jabat tangan itu merupakan kesepakatan dan kesetiaan. Sebagaimana
bersalaman dalam perjanjian suku-suku Arab tersebut, lambaian tangan
kepada Hajar Aswad sebenarnya merupakan cara lain untuk mengungkapkan
kesetiaan manusia kepada Allah SWT.
Kesetiaan tersebut perlu ditunjukkan agar mereka mendapatkan jaminan
keselamatan selama menempuh perjalanan dalam kehidupan di dunia ini.
Dengan ‘bersalaman’ dengan Hajar Aswad berarti menusia telah sepenuhnya
menggantungkan hidup dan keselamatannya kepada Allah SWT.
Editor: Dewi Mardiani
Reporter: Hannan Putra
Sumber : Panduan Super Lengkap Haji & Umrah, Oleh Aguk Irawan MN
Reporter: Hannan Putra
Sumber : Panduan Super Lengkap Haji & Umrah, Oleh Aguk Irawan MN






0 comments:
Post a Comment