Jeddah: Pemerintah Arab Saudi dipastikan tidak akan memberikan kuota
tambahan jamaah haji pada pelaksanaan Ibadah Haji tahun ini. Keputusan
itu juga berlaku untuk Indonesia.
Menurut Ketua Muasasah Wilayah Asia Tenggara Arab Saudi, Muhammad Zuhair Sedayu, alasan tidak diberikannya kuota tambahan ini karena pembongkaran gedung-gedung lama di sekitar Masjidil Haram. Pembongkaran itu dilakukan demi perluasan Masjidil Haram dan pembangunan gedung-gedung baru.
Pemerintah Saudi, lanjut Zuhair, ingin memberikan kenyamanan kepada
para jamaah haji dari seluruh dunia. Karenanya, Pemerintah Saudi
menetapkan kebijakan tidak menambah kuota jamaah.Menurut Ketua Muasasah Wilayah Asia Tenggara Arab Saudi, Muhammad Zuhair Sedayu, alasan tidak diberikannya kuota tambahan ini karena pembongkaran gedung-gedung lama di sekitar Masjidil Haram. Pembongkaran itu dilakukan demi perluasan Masjidil Haram dan pembangunan gedung-gedung baru.
“Dampak dari perluasan tersebut juga dilakukan pembongkaran 1.700 gedung dan hotel di sekitar Masjidil Haram. Kerajaan Saudi juga sedang merancang pembangunan monorel dan jalan lingkar untuk mempermudah jamaah ke Baitullah,” ujar Zuhair.
Setiap tahun kuota haji Indonesia selalu ditambahkan, meski tanpa kuota tambahan. ”Kuota Jamaah Indonesia setiap tahun bertambah karena di tahun-tahun sebelumnya jumlah masih di bawah 200 ribu, tetapi kini sudah mencapai sekitar 211 ribu. Jadi tanpa penambahan kuota, sebenarnya Indonesia sudah mendapatkan tambahan kuota,” tegasnya.(MCH)






0 comments:
Post a Comment