Sunday, 5 May 2013

Usai Adzan, Bisa Berjalan, tak Perlu Kursi Roda

Dr. Abin Syamsuddin berkesempatan menunaikan ibadah haji pada tahun 1993. Saat itu masih menjabat sebagai Rektor Unisus Bandung. Ia sekeluarga berkesempatan pergi haji lagi.

 
Namun sayang, perjalanan kali ini istrinya dalam keadaan sakit. Hampir selama tiga tahun kakinya kaku. la harus selalu dibantu dengan kursi roda. Karena itu, salah seorang putranya disertakan untuk mendampinginya.
 
Perjalanan dari tanah air ke Tanah Suci baginya merupakan perjalanan di atas kursi roda. Ketika tawaf, baru saja tiga putaran, terdengar kumandang adzan. Seluruh jamaah berhenti, dan melaksanakan shalat di situ. 
 
Bisa dibayangkan betapa sulitnya, tidak se­leluasa kita shalat di masjid-masjid biasa. Di Masjid Al- Haram, ketika itu, shalat sangat berdesak-desakan.
 
Saat itulah terjadi suatu keajaiban. Yang semula istrinya mesti berjalan dengan kursi roda, ruku, dan sujud pun susah, tiba-tiba ia bisa melaksanakan shalat sebagaimana orang yang normal. 
 
Ia telah sembuh! Sampai selesai shalat, sampai selesai berhaji, hingga sekarang, kakinya telah pulih kembali.
 
 
Sumber :  Jurnal Haji Umrah

0 comments:

Post a Comment