Anggito menambahkan, perbaikan asrama haji akan dilakukan dengan
konsep modern dan standar hotel bintang tiga. Hal itu dilakukan untuk
membuat asrama haji menjadi lebih memadai dalam memfasilitasi jamaah
calon haji. Selama ini, kata Anggito, kondisi asrama haji masih
berbeda-beda. Namun, untuk menyulap asrama haji berstandar hotel bintang
tiga, dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Anggarannya mencapai Rp 5
miliar.
Rencananya, pemerintah juga akan membuat asuransi untuk asrama haji.
Namun, tidak semua asrama haji yang diasuransikan. Hanya beberapa asrama
yang akan diasuransikan, di antaranya, asrama haji di Jakarta,
Surabaya, Makasar, Medan, dan Aceh. Asuransi ini, menurut Anggito,
sangat diperlukan untuk mengantisipasi peristiwa yang dapat merusak
fasilitas umat Islam ini. Sebab, selama ini belum ada asrama yang
diasuransikan. Selain membuat asuransi untuk sejumlah asrama haji,
pemerintah akan memperketat penggunaan asrama tersebut untuk kegiatan
umum. Pemerintah akan mengawasi kegiatan lembaga atau organisasi yang
menggunakan fasilitas asrama haji.
Sumber : Jurnal Haji






0 comments:
Post a Comment